“DIBALIK NAMA JAWA”

“Naminipun sinten mas…?” (namanya siapa mas…?)


Mungkin ada diantara kamu girl’s mendambakan pasangan seorang pria dari suku jawa alias wong jowo?. Ada banyak orang Indonesia yang berpendapat kalo orang jawa itu sregep alias rajin. Pantes aja banyak gadis yang tertarik?. Note: jangan pada GR lho mas?! : )

“Tapi apa cuma itukah alasannya…?”. Tahukah girl’s, berikut aku rekomendasikan beberapa nama jawa yang NICE buat referensi kamu memilih pasangan pria Jawa tulen. Silahkan dipilih-pilih ya…. : )

1. Pandai menanam bunga, namanya ROSMAN

2. Pandai memperbaiki mobil, namanya KARMAN

3. Pandai main golf, namanya PARMAN

4. Pandai dalam korespondensi, namanya SURATMAN

5. Gagah perkasa, namanya SUPARMAN

6. Kuat dalam berjalan, namanya WAKIMAN

7. Berani bertanya, namanya ASMAN

8. Ahli membuat kue, namanya PAIMAN

9. Pandai melukis, namanya SANIMAN

10. Orang kaya, namanya SUGIMAN

11. PAndai cari muka, namanya YASMAN

12. Suka begituan, namanya PAKMAN

13. Suka makan toge goreng, namanya TOGIMAN

14. Selalu ketagihan, namanya TUMAN

15. Suka telanjang, namanya NUDIMAN

16. Selalu sibuk terus, namanya BISIMAN

17. Pinter main game, namanya GIMAN

18. Pria suka cuti, namanya SUTIMAN

19. Juragan sate, namanya SATIMAN

20. Juragan trasi, namanya TARSIMAN

21. Pinter memecahkan problem, namanya SUKARMAN

22. Kalau ujian ndak pernah mengulang, namanya HERMAN

23. Pinter bikin jus, namanya Yusman

24. Orang yang berwibawa, namanya Jaiman

25. Pinter main musik, namanya BASMAN

26. Pria awet muda, namanya BOIMAN

27. Pinter berperang, namanya WARMAN

28. Mirip orang bali, namanya NYOMAN

29. Mirip orang sunda, namanya MAMAN

30. Lincah seperti monyet, namanya HANOMAN

31. Mirip orang belanda, namanya KUMAN

32. Tukang sepatu handal, namanya SOLEMAN

33. Nantinya bakal jadi pengusaha coca cola, namanya COKIMAN

“So Girl’s, mana yang kamu pilih? hehehe…

Iklan

“SENYUM DOOONK…??”

**Jika Hewan Punya Facebook

Kalau binatang punya Facebook, kira-kira statusnya apa aja ya? Berikut beberapa yang sudah ditemukan. Tapi nggak tau apa mereka bener binatang.

Anjing Pudel : Nunggu mo ke salon neh

Kecoak : Baru aja selamat dari injekan maut, yeah!

Sapi : Aku diraba-rabi lagi oleh majikanku

Kucing : Anak gue yang ke- 5 barusan nanya siapa bapaknya. Gue bingung mau jawab apa. Gue sendiri lupa bapaknya siapa?

Nyamuk: Ane positif HIV AIDS boooo

Ayam : Teman-teman…kalo besok gw ga update… berarti gw udah di goreng… i luv u all…

Cumi-cumi: Abis isi ulang tinta nich.

Babi: Gw difitnah nyebarin flu. Sialan!!

Kambing : Selamat lebaran haji kemarin ndak disembelih

**Anjing Hebat

Beberapa orang Pemburu tengah melepas lelah sambil masing-masing menyombongkan Anjing peliharaan mereka. Karena tahu ada seorang penduduk asli yang ikut mendengarkan, mereka semakin membesar-besarkan cerita.

Pemburu I : “Anjingku ini, sewaktu kusuruh ke toko membeli telur, ia tidak mau kalau telurnya tidak segar. Dia mempunyai hidung yang sungguh luar biasa!”

Pemburu II : “Itu sih belum apa-apa.”

Pemburu II : “Anjingku ini, kalau kusuruh membeli rokok, pasti menolak jika rokok itu bukan favoritku. Tidak cuma itu, dia tidak akan merokok sampai tiba di rumah dan kutawari sebatang.”

“Begini, Pak Tua,” kata seorang yang lain sambil menoleh ke Pak Tua penduduk setempat, “Apakah Anda pernah mendengar Anjing yang sehebat peliharaan kami?”

Pemburu III : “Pernah, sekali-Anjing saudaraku.”

Pemburu IV : “Kupikir dia sedikit lebih pandai.”

Pemburu II : “Maksudnya?”

“Mmm,” sambung Pak Tua, “Anjing itulah yang menjalankan toko tempat Anjing-anjing Anda berbelanja.”

**Senyawa Paling Berbahaya

Dosen : “Tahukan kamu senyawa apa yang paling berbahaya?”

Rama : “Sperma!”

Dosen : “Alasanmu?”

Rama : “Setetes sperma menyebabkan saya harus menanggung biaya seumur hidup dua orang, yakni pacar dan anaknya!”

“SENYUM YA, dikit ajaaa..?”

****Paradoks Lukisan Gelandangan

Seorang wanita dalam Balai Seni lama sekali memandangi lukisan seorang gelandangan yang pakaiannya compang-camping.

“Coba bayangkan!” katanya.

“Dia terlalu miskin sehingga ia tidak mampu untuk membeli sebuah pakaian yang pantas dan spiring nasi, tetapi dia mampu mwmbayar pelukis untuk membuat potret dirinya.”

****Coba Tebak Siapa Saya

Sepasang pengantin baru merasa senang bercampur aneh ketika menerima kado yang berisikan dua lembar karcis bioskop yang bertuliskan :

“Coba tebak siapa saya?”

Mengira mereka sedang dikerjai oleh teman-temannya yang memang jail, akhirnya mereka memutuskan untuk nonton menggunakan karcis itu.

Sepulang nonton, betapa terkejutnya mereka mendapati rumah barunya kosong melompong kecuali sebuah kado yang belum dibuka.

Setelah dibuka, mereka hanya mendapati secarik kertas bertuliskan:

“Sekarang kalian tahu siapa saya.”

****Main Serong dengan Sopir

“Tidak disangka-sangka, isteri Pak Amir telah main serong dengan sopirnya,” kata Pak David pada isterinya.

“Lalu bagaimana denganmu?” tanya si isteri.

“Maksudmu?”

“Mengapa kau tidak mencurigai si Didi, sopirmu sendiri?”

(aditric.red)

“SENYUM ITU SEHAT”

***TELEPON IMPOTEN

Silvia dan Ratih adalah dua orang Pelacur, malam itu ia saling berpisah. Silvia menyeberang jalan dan sesampainya di seberang berseru kepada Ratih temannya.

Silvia : “Jangan lupa, nanti malam kau menelponku dulu, ya Rat!”

Ratih : “Kau saja yang menelponku deh. Telponku sedang impoten !”

Silvia : “Telpon kok impoten?! Maksudmu bagaimana?”

Ratih : “Dua bulan ini belum kubayar rekeningnya, jadi cuma bisa masuk tapi nggak bisa keluar.”

***BINGUNG DENGAN AJARAN GURU

Seorang ibu bertanya pada anaknya yang tidak mau lagi pergi ke sekolah:

Ibu : “Nak, mengapa kamu tidak mau lagi pergi ke sekolah?”

Anak : “Habis saya bingung, bu guru cara mengajarkan berhitung ganti-ganti terus.”

Ibu : “Ganti-ganti bagaimana?”

Anak : “Ya, dua hari lalu ibu guru bilang enam adalah tiga ditambah tiga, kemarin enam adalah empat ditambah dua, eh sekarang katanya enam adalah lima ditambah satu, bingung kan saya.”

Ibu : “?????!!!”

***MEMBACA TULISAN INDIAN

Seorang turis asing mengunjungi sebuah pos perdagangan di pemukiman Indian di New Mexico. diantara banyak benda cenderamata yang di belinya terdapat sebatang pipa perdamaian yang bagus sekali, dengan ukiran dan tulisan Indian yang tidak di pahaminya.

Karena ingin tahu, dia menemui seorang Indian tua dan menanyakan apa arti tulisan yang terdapat pada pipa.

“Gampang saja,” kata si Indian, “Tulisan ini berbunyi ‘ MEROKOK BISA BERBAHAYA BAGI KESEHATAN ANDA’.”