Inilah 70 Tempat Melihat Terjadinya Gerhana Venus

Bandung – Direktur Observatorium Bosscha, Lembang, Jawa Barat, Hakim L. Malasan mengatakan wilayah pengamatan terjadinya gerhana Venus pada Ahad (16/5) nanti sangat terbatas. Peristiwa itu hanya bisa disaksikan dari wilayah Indonesia bagian tengah dan barat. “Wilayah timur sama sekali tidak bisa,” katanya, Jumat (14/5).

Dari situs http://www.lunar-occultations.com, tercatat ada 70 kota di Indonesia dari 195 tempat di dunia yang bisa menyaksikan gerhana planet Venus. Di pulau Sumatera, diantaranya di langit Batam, Bengkulu, Jambi, Padang, dan Palembang. “Di Lhoksemauwe Aceh juga muncul, tapi langitnya saat itu masih terang,” katanya.

Di Pulau Jawa, gerhana itu bisa dilihat dari semua wilayah termasuk pesisir utara dan selatan. Adapun di Kalimantan, antara lain Balikpapan, Banjarmasin, Samarinda, Pontianak, Ketapang, dan Palangkaraya. Sementara Sulawesi meliputi Poso, Gorontalo, Kendari, Palu, Manado, dan Ujung Pandang. Wilayah lainnya antara lain, Bima, Denpasar, Mataram, Natuna, dan Ternate.

Gerhana Venus terjadi terjadi saat posisi bumi, bulan, dan planet Venus sejajar. Dari bumi, Venus akan menghilang sesaat karena tertutup oleh bulan. Venus seolah-olah bergerak ke belakang bulan.Kalangan astronom menyebutnya okultasi.

Dari bumi, kata Hakim, bulan pada Ahad petang itu akan berbentuk sabit karena usianya baru 2 hari atau bulan baru. Di atas ujung sabit yang melengkung seperti bulan sedang tersenyum itu, Venus awalnya akan terlihat di sebelah kiri. “Di Bandung, gerhana Venus akan mulai pukul 18.50,” katanya.

Setelah itu, Venus perlahan-lahan lenyap. Planet kedua dari matahari itu baru akan muncul kembali sekitar pukul 19.30 WIB di langit. Kali itu, posisinya berada di sebelah kiri bawah.